Graha Tristar

Graha Tristar

Halaman

Minggu, 21 April 2019

Juwono Saroso Ambil S3

PILIH KULIAH  DI LUAR NEGERI
SEKALIAN UNTUK STUDI BANDING

Setelah menyelesaikan  S2 (Magister Manajemen) di Mahardika (2015), Juwono Sarono kuliah lagi  S2 Magister Manajemen Pariwisata di  Stiepari Semarang (lulus 2017). Sekarang, Presdir Tristar Institute Group itu, ambil   S3 di University Kuala Lumpur (Uni KL)  Malaysia.


“Kenapa pilih kuliah S3 di  Uni KL atau di luar negeri?”  Ketika pertanyaan itu disampaikan kepada Juwono Saroso, pria berkaca mata itu  punya beberapa alasan. Diantaranya kuliah di Malaysia itu lebih internasional. Pengantar menggunakan bahasa Inggris, dosennya dari berbagai negara.


“Kuliah di Uni KL bisa menambah  wawasan dan memperluas jaringan.  Apalagi yang ikut ambil S3 dari Indonesia   berasal dari beberapa  kota dan berbagai macam profesi juga. Yang dari Tristar, selain saya juga Bu Lilies, Bu Maya dan Pak Ketut,”   ungkap  Juwono.

“Pertimbangannya bukan hanya itu,” lanjutnya. “Saya punya lembaga pendidikan. Jadi, sambil kuliah saya juga melakukan studi banding. Bagaimana sih pendidikan di Malaysia itu? Apa yang bagus nantinya  bisa diterapkan di Indonesia,” urainya.



Juwono Saroso  mengelola  lembaga pendidikan tinggi yaitu  Tristar Culinary Institute yang sudah memiliki cabang di Bogor, Tangerang, Semarang, Kota Batu, Pontianak dan di Surabaya. Kemudian  ada  Akademi Parisiwata (Akpar) Majapahit dan Politeknik Surabaya Dharma Bakti.  

“Kebetulan juga, banyak  mahasiswa  Tristar dan Akpar Majapahit yang sedang menjalani program magang di beberapa hotel dan restoran di Malaysia. Sebagian lagi ada yang sudah bekerja. Saya  punya kesempatan untuk bertemu dengan mereka,” alasannya.



Hal lain yang bisa dia dilakukan di luar negeri (Malaysia-Singapore), mencari  peluang untuk menjalin kerjasama  antar pergurun tinggi dan perusahan yang bisa dijadikan tempat magang untuk mahasiswa Tristar dan Akpar Majapahit.



Juwono Saroso juga menyebutkan bahwa kelas perkuliahan sangat nyaman. Pakai LCD TV raksasa tuch screen, termasuk  smart TV.  “Di Uni KL, 1 tahun menembuh 3 semester.  Waktu paling cepat lulus S3 adalah 2 tahun. Batas maksimal 8 tahun,” jelasnya.

Selamat dan sukses Pak Yu. Semoga S3 ditempuh 2 tahun. /bahar
 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar